Mengatasi Kegagalan

peakAnda akan melakukan kesalahan. Beberapa orang akan menamakannya Kegagalan, akan tetapi, saya telah belajar bahwa kegagalan sesungguhnya adalah cara Tuhan untuk mengatakan, “Maafkan saya, tetapi kamu sedang melangkan ke arah yang salah.”

—OPRAH WINFREY—

Barangkali ada beberapa diantara kita yang sudah berada dalam suatu bisnis selama bertahun-tahun, tetapi hasilnya masih jauh dari pengharapan untuk disebut sebagai usaha yang berhasil. Atau mungkin ada harapan yang sudah terpenuhi tapi memiliki ganjalan-ganjalan yang membuat mata terhalang manatap sisi positif dari setiap masalah. Lalu kita memutuskan bersembunyi dalam frustrasi.

Tidak sedikit pula diantara kita yang mengalami pertumbuhan bisnis yang cepat, meroket ke langit biru hampir seketika. Ibarat Raja Midas, apapun yang disentuh berubah jadi emas. Tapi jauh di dalam hati merasa lepas kendali, apakah keberhasilan ini bisa menjadi milik kita selamanya atau kah hanya numpang lewat saja? Lalu kita kita pun mencemaskan kegagalan yang belum datang.

Terus ada lagi yang selalu merasa kekurangan ide kreatif untuk mengembangkan usaha, mencari beberapa solusi namun tidak kunjung bersua. Bahkan nyontek ide bisnis orang lain pun tidak seketika membuat kita menyamakan kedudukan. Kita pun memutuskan untuk menutup diri dan berhenti mencoba, toh setiap orang memperoleh rejeki masing-masing dari Allah, tidak ada gunanya ngotot membabi buta.

Iya saya mengerti betapa sulitnya, betapa menantangnya dan kadang-kadang betapa kesepiannya kita dalam membesarkan usaha kecil ini. Tidak seperti di sekolah, tidak seorangpun yang bisa secara tepat melatih kita, mengawasi kita, memotivasi kita, menasihati kita atau mengatakan kepada kita apa kesalahan yang telah kita lakukan. Ungkapan yang paling tepat menggambarkannya hanyalah “kita hanya bisa belajar dari pengalaman sendiri.”

Jadi saya mengerti bahwa bersikap apatis, selalu menunggu peluang alih-alih mencarinya, takluk pada kegagalan dan membenamkan diri dalam problem yang menghadang menjadi pilihan terbaik bagi sebagian UKM.

Hanya saja kalau kita berkaca pada ucapan Oprah Winfrey bahwa kegagalan sesungguhnya hanyalah cara Allah untuk mengatakan, “Maafkan saya, tetapi kamu sedang melangkan ke Arah yang salah.”, menarik diri setelah mengalami pukulan tampaknya kabar buruk bagi kehidupan.

Kabar baiknya, untuk bisa menerima setiap problem sebagai suatu alat untuk berkembang hanya tergantung pada tanggapan kita terhadap persoalan tersebut. Memang setiap orang mempunyai pandangan sendiri-sendiri. Ada yang berpendapat bahwa untuk menjalankan bisnis mereka hanya perlu satu cara terbaik. Ada yang berpendapat bahwa tujuan utama menjalankan bisnis adalah mencari untung sebanyak-banyak dalam rangka menaikan tingkat kehidupan sosial ekonomi keluarganya. Ada yang berpendapat bisnis adalah perkara hidup dan mati, jadi harus di jalankan dengan sangat serius dan kalau perlu menyingkirkan orang-orang yang dianggap sebagai penghalang.

Kalau caranya seperti itu, bisa dimengerti mengapa sebagian besar orang memilih tidur setelah bertemu kenyataan bahwa keyakinan yang mereka anut ternyata berbicara lain di tingkat realitas.

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan aneka pendapat/keyakinan yang kita anut. Hanya saja pandangan hidup yang sempit biasanya mengubur kreativitas. Dan kreativitas yang mati membuat hidup ini menjadi statis dan amat tidak tertahankan.

Jadi teman-teman yang sedang berkecil hati, kembangkan lah sayap. Terbanglah yang tinggi. Kembangkan kreativitas sebab hanya kreativitaslah yang mampu mengatasi setiap kesulitan. Kita dapat mengerahkan seluruh kemampuan bila memasukan unsur kreativitas dalam pikiran dan setiap tindakan kita. Dan tentu saja yang paling penting, tetap bersahabat dan tersenyum kepada Yang Diatas….

FREE COACHING CLINIC !!! SEND EMAIL =

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s