Kekayaan Yang Sebenarnya

wealthSebuah komentar mengingatkan saya bahwa kekayaan atau aset sesungguhnya bukanlah hanya aset yang tertera di neraca seperti: mobil mentereng, rumah mewah, bukan pula uang tunai, dan juga bukan emas berlian segunung.

Lantas, apa sebenarnya yang menjadi aset kita sesungguhnya? Diri kita sendiri. Ya, aset utama kita adalah diri kita sendiri. Diri kita dengan segenap kemampuannya itu adalah aset tak ternilai.

Roger Hamilton mengatakan bahwa nilai kekayaan kita sebenarnya adalah saat kita tidak punya apa-apa. Lho, kok begitu?

Ia mencontohkan seandainya suatu saat Bill Gates bangkrut, tidak punya uang sama sekali. Lantas ia menelpon Warren Buffet, untuk meminta bantuan uang sebesar US $ 50 juta. Kira-kira dikasih nggak?

Saya yakin Warren Buffet akan memberikannya. Uang segitu buat dia tidak ada artinya. Apalagi yang meminta adalah teman baiknya dan orang yang kredibilitasnya teruji seperti Bill Gates ini.

Nah, itulah nilai kekayaan atau internal asset dari Bill Gates. Nama baik, kredibilitas. Robert Allen dan Mark Victor Hansen dalam The One Minute Millionaire memberikan penjelasan tentang aset internal itu dengan sangat baik. Apa saja itu?

Iman, keyakinan, kreativitas, imajinasi, visi, kemurahan hati, keberanian, keuletan, integritas, koneksi dan jaringan, database pelanggan, keterampilan-keterampilan yang berharga, kemampuan menjual, kemampuan meyakinkan orang lain, kemampuan memasarkan, manajemen waktu dan sebagainya.

Itulah semua aset internal yang sebenarnya dimiliki siapa pun, terutama bagi yang menyadari dan mampu mengasah dan mengembangkannya. Makanya, tidak heran, banyak orang yang jatuh bangkrut kemudian bangkit dengan hasil yang lebih dahsyat lagi. Contohnya adalah Donald Trump itu.

Ya, dia bangkrut hanya dari sisi neraca eksternalnya, bukan neraca internal. Ia masih punya kreativitas, imajinasi dan keberanian.

Jadi mulai sekarang Anda harus membangun asset internal tersebut sehingga jika suatu saat asset eksternal Anda hilang, hancur atau diambil orang Anda dapat menggunakan asset internal Anda untuk dapat membangun kembali kekayaan Anda.

Anda pikirkan sekarang jika asset eksternal Anda hilang lenyap kira – kira apa yang masih tersisa dari diri Anda? coba Anda bayangan dan renungan. Karena apa yang diluar itu tidak kekal dan bisa hancur tapi yang didalam bisa bertahan sampai kepada kekekalan. Jadi peliharalah apa yang bisa kekal tersebut dan kembangkan sehingga jika diperlukan hal tersebut dapat berfungsi dengan baik.

FREE COACHING CLINIC !!! SEND EMAIL =

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s